Tips Hidup Go Green yang Bisa Kamu Mulai Sendiri

Tips Hidup Go Green yang Bisa Kamu Mulai Sendiri

Banyak cara yang bisa kamu lakukan untuk berkontribusi dalam mendukung kelangsungan hidup bumi. Salah satu caranya adalah dengan hidup go green. Hidup go green atau hidup ramah lingkungan sejatinya bukan hanya menguntungkan lingkungan sekitar, tapi juga menguntungkan tubuhmu dan juga dompetmu.

Ya, dengan hidup go green, kamu akan jauh lebih sehat dan lebih menghemat uang. Pasalnya, kegiatan hidup ramah lingkungan biasanya dimulai dari bercocok tanam sendiri. Namun, kalau tidak ada waktu untuk hal tersebut, masih ada kegiatan berkonsep go green lainnya yang bisa kamu lakukan.

Yang terpenting, mulailah dari hal kecil di rumah. Meski kecil, semua kegiatan atau gaya hidup go green punya dampak yang sangat besar, lho. Untuk itu, yuk, mulai biasakan diri untuk sayangi lingkungan dengan tips hidup go green berikut ini!


Tips Mencoba Hidup Go green Sehari-hari

Selama kita masih tinggal di planet ini, kita masih punya tanggung jawab yang sangat besar terhadap kelestarian bumi. Jika masih ingin menghirup udara segar di tengah kondisi bumi yang mulai kritis ini, mulailah untuk lakukan kebiasaan go green.

Hidup go green memang tidak semudah yang dibayangkan karena dibutuhkan niat dan komitmen yang tinggi atas kegiatan yang mungkin tak biasa lakukan. Namun, kalau tidak memaksakan diri, kapan perubahan yang diinginkan akan terjadi?

Maka dari itu, jangan menunda untuk memberikan pengaruh baik bagi lingkungan. Berikut tips go green yang bisa kamu mulai dari diri sendiri!

5 Tips Bisnis Online untuk Ibu Rumah Tangga

1. Matikan lampu saat tidur

Punya kebiasaan tidur dengan lampu menyala? Coba ubah kebiasaanmu itu dengan mematikan lampu saat tidur. Tips hidup go green ini bukan hanya dapat menghemat penggunaan listrik, tapi juga punya manfaat tersendiri untuk kesehatan. Pasalnya, cara ini diduga dapat menurunkan risiko seorang wanita terkena kanker payudara dan obesitas.

Hal ini didukung dari penelitian yang dilakukan oleh Nara Medical University School of Medicine, Jepang, menyatakan bahwa seorang wanita yang sering terpapar sinar lampu dan cahaya elektronik lainnya dapat mengakibatkan risiko kanker payudara. Sedangkan, penelitian dari University of Oxford, Inggris, menunjukkan bahwa wanita yang tidur dalam kondisi lampu padam dapat mencegah kegemukan.

Lagipula, cahaya lampu yang terang saat tidur ternyata masih bisa terdeteksi oleh kelopak mata sehingga mengakibatkan otak tidak mampu memproduksi melatonin yang membuat seseorang untuk tidur lebih lelap. Kalau memang tak terbiasa untuk tidur gelap-gelapan, kamu bisa mulai gunakan.


2. Mengurangi sampah plastik

Sudah menjadi rahasia umum bila sampah plastik adalah salah satu ancaman terbesar bumi. Sampah jenis ini tidak bisa terurai sehingga bisa mencemari tanah, laut, dan udara. Bahkan, sudah ada kasus makhluk hidup yang mati akibat sampah plastik.

Jika kamu masih sayang dengan bumi ini, cobalah untuk berhenti menggunakannya atau minimal kurangi penggunaan produk berbahan dasar plastik. Selanjutnya, kamu bisa mendaur ulang atau mengolah sampah plastik menjadi barang-barang yang bisa digunakan berulang kali.


3. Membuat daftar perencanaan makanan

Mungkin tips go green ini tidak terdengar penting. Namun, bagi kamu yang sering membuang makanan, wajib banget buat melakukan cara satu ini. Tulis semua daftar bahan makanan yang ingin dibeli untuk kebutuhan 2 sampai 3 hari ke depan. Ingat, tulis secara detil, mulai dari kisaran harga hingga jumlahnya.

Dengan begini, tidak akan ada lagi makanan yang tersisa atau terbuang karena busuk atau kedaluwarsa karena kamu telah menyesuaikan bahan makanan dengan kebutuhan harian. Hitung-hitung jadi hemat pengeluaran juga, kan?


4. Bawa tumbler sendiri

Sama halnya dengan sampah plastik, sampah botol minuman kemasan juga tidak baik untuk lingkungan. Daripada membeli air mineral kemasan setiap bepergian, lebih baik untuk membawa tumbler sendiri. Selain lebih hemat, kamu juga jadi berkontribusi terhadap lingkungan sekitar.

7 Tips Berbelanja Saat PSBB

5. Mengatur konsumsi daging

Tahukah kamu, terlalu sering mengonsumsi daging merah ternyata juga bisa memperparah kondisi bumi saat ini, lho. Pasalnya, sapi memproduksi banyak gas methana yang berdampak buruk terhadap lingkungan. Jadi, semakin besar kebutuhan akan daging merah, semakin banyak juga sapi yang akan menghasilkan gas methana.

Sebaiknya, kurangi pengonsumsian daging merah. Kamu bisa mengganti daging merah dengan sayuran dan makanan lain yang memiliki asupan protein yang cukup seperti tahu, tempe, putih telur, kacang hijau, alpukat, dan ikan. Dengan beralih mengonsumsi makanan ini, kamu tetap bisa mendapatkan protein dan lemak yang cukup. Selain itu, anggaran belanja juga jadi lebih hemat karena harga makanan pengganti tersebut jauh lebih murah daripada daging merah.


6. Naik transportasi umum

Alih-alih menggunakan kendaraan pribadi yang bisa menyumbang polusi, sebaiknya gunakan transportasi umum ketika bepergian. Misalnya KRL, Transjakarta, atau MRT yang secara teratur bisa mengangkut puluhan sampai ratusan penumpang sekali jalan. Lagipula, ongkos naik kendaraan umum jauh lebih murah daripada naik kendaraan sendiri.


7. Lakukan DIY untuk beberapa kebutuhan rumah tangga

Saat ini tren DIY atau Do It Yourself dalam hal kebutuhan rumah tangga semakin gencar dilakukan. Banyak orang yang mulai membuat sabun batangan hingga produk pembersih dengan bahan-bahan alami tanpa bahan kimia yang membahayakan. Botol atau kemasan bekas dipilih sebagai tempat penyimpanannya.

Kalau kamu punya waktu luang yang banyak, tak ada salahnya untuk ikut mencoba tren ini. Selain bisa dijadikan bisnis rumahan, cara ini juga dapat mengurangi sampah plastik atau sampah lainnya yang tidak dapat terurai.

Apa Itu Diet DEBM? Ini Seluk-beluk Diet DEBM & Tips Menjalankannya

Tak sulit, kan, mencoba hidup go green? Yang terpenting, mulailah dari diri sendiri sebelum mengajak orang lain untuk melakukan hal yang sama. Selamat mencoba!