Apa Itu Beras Organik? Ini Kandungan dan Perbedaan dengan Beras Biasa

Apa Itu Beras Organik? Ini Kandungan dan Perbedaan dengan Beras Biasa

Nasi adalah makanan pokok yang terbuat dari beras bagi orang Indonesia. Namun, tidak semua beras sehat dikonsumsi karena menggunakan pestisida dan bahan pengawet. Kita pun biasa mengonsumsi beras putih, namun kini banyak beras putih yang berlabel beras organik. Apa itu beras organik? Beras organik adalah beras yang dihasilkan melalui proses budidaya organik tanpa menggunakan pupuk dan pestisida kimia, yang kemudian disertifikasi oleh badan independen. Dengan begitu, beras ini dinamakan beras organik, yang konon katanya lebih baik daripada beras biasa. Inilah kenapa banyak orang kini beralih ke konsumi beras organik.

Karena pembuatannya yang organik, proses pembuatan beras organik juga menggunakan pupuk organik, seperti pupuk hijau dan pupuk kompos. Bebas dari bahan pestisida kimia berbahaya, hama yang diberantas pun menggunakan pestisida alami yang dihasilkan dari daun dan buah-buahan yang difermentasi secara alami. Dengan begitu, semua proses untuk mengasilkan beras organik adalah alami dan tanpa pengawet.

Kini beli beras organik pun tidak sulit, apalagi dengan adanya aplikasi belanja online, kamu bisa beli dari rumah dan langsung sampai. Dengan aplikasi belanja online Chilibeli, kamu bisa membelinya dengan mudah. Kamu pun bisa mendapatkan berbagai macam keuntungan jika kamu bergabung menjadi Mitra Chilibeli, seperti mendapatkan penghasilan ekstra untuk tambahan uang belanja. Sangat menarik, kan?

Yuk, kita bahas beras organik lebih lanjut!


Perbedaan Beras Organik dengan Beras Biasa

Beda beras organik dengan beras biasa adalah proses pembuatan dan pengolahannya. Namun, secara ideal, bibit yang digunakan pun juga merupakan bibit lokal yang dihasilkan tanpa rekayasa genetika atau bukan GMO (Genetic Modified Organizm). Berikut perbedaan beras organik dan beras biasa


1. Pupuk yang digunakan

Menggunakan pupuk organik, seperti pupuk hijau dan pupuk kompos. Menggunakan pupuk organik juga sangat ramah lingkungan yang dapat membantu meningkatkan kesehatan tanah dan menurunkan kelimpahan nutrisi pada padi yang ditanam. Sedangkan, beras yang ditanam dengan cara non organik atau beras biasa menggunakan pupuk berbahan kimia.


2. Air yang digunakan untuk pengairan

Air yang digunakan untuk pengairan jernih dan tidak tercemar dengan bahan kimia sintetis. 

5 Manfaat Tomat untuk Kesehatan dan Penampilan Tubuh

3. Cara pengendalian hama

Untuk pemberantasan hama, beras organik menggunakan pestisida alami yang dihasilkan dari daun dan buah-buahan yang difermentasi secara alami.

Pada beras non organik, pemberantasan hama masih menggunakan pestisida untuk memberantas binatang hama. Selain itu pengendalian hamanya menggunakan herbisida untuk menghilangkan tanaman hama. Pestisida biasanya menggunakan bahan kimia seperti piperonyl butoxide, malathion, dan carbaryl, yang bisa berbahaya bagi tubuh manusia.


4. Proses pemanenan dan pengolahan panen

Proses pemanenan dan pengolahan hasil panen dilakukan dengan alami tanpa menambahkan zat-zat pengawet kimia sintetis maupun pewarna, seperti pemutih.

Manfaat Air Beras untuk Kecantikan Wajah

5. Manfaat Beras Organik 

Selain memiliki banyak keunggullan dibanding dengan beras biasa, mengkonsumsi beras organik akan memberi manfaat bagi tubuh, diantaranya:


6. Mengurangi Kadar Urea dalam Darah

Dengan mengkonsumsi beras organik, kamu bisa mengurangi kadar urea dalam darah yang selama ini telah menumpuk karena kebiasaan mengkonsumsi beras yang dipupuk dengan urea. Dengan begitu, kamu juga bisa mengurangi kadar logam berat dalam darah karena penggunaan insektisida kimiawi, yang tidak ada di dalam beras organik.

Keduanya dapat mencegah dan melawan tubuh dari berbagai macam penyakit serius yang berbahaya.

Cara Membuat Martabak Telur yang Enak dan Praktis

7. Aman Dikonsumsi Penderita Diabetes

Beras organik memiliki kandungan nutrisi dan mineral yang tinggi. Selain itu, beras organik juga tinggi akan kandungan glukosannya. Karbohidrat dan proteinnya pun mudah terurai, sehingga aman dan sangat direkomendasikan dikonsumsi oleh para penderita diabetes. 

Selain aman dikonsumsi oleh penderita diabetes, beras organik juga baik untuk program diet, mencegah kanker, serangan jantung, asam urat, darah tinggi dan vertigo.


Keunggulan Beras Organik dibandingkan Beras Biasa

  1. Dapat membantu mencegah penyakit-penyakit degeneratif yang disebabkan oleh pupuk kimia sintetis, pestisida kimia sintetis dan GMO (Genetic Modified Organizm). 
  2. Mendukung kesehatan yang lebih baik untukmu dan keluarga sebagai makanan pokok yang hampir setiap hari dikonsumsi.
  3. Secara tidak langsung mendukung petani lokal untuk menerapkan pertanian organik.
  4. Nasi lebih awet, tidak mudah basi atau berlendir. 

Itulah beras organik, perbedaannya, serta manfaat mengonsumsi beras organik. Tidak hanya beras putih, beras organik seperti beras hitam dan beras merah pun kini populer dikonsumsi oleh orang yang sedang dalam proses menurunkan berat badan atau sedang diet karena kandungan gula yang dimiliki beras organik lebih sedikit dibandingkan dengan beras non organik.

Beras organik pun seperti yang sudah dibahas di atas juga terbukti memiliki kandungan nutrisi yang tinggi dan dapat membantu tubuh dalam mengontrol kolesterol dan gula, jadi direkomendasikan dan baik dikonsumsi oleh para penderita penyakit diabetes.

Tertarik untuk coba beras organik? Yuk, beli beras organik di Chilibeli!