Perbedaan Buncis dan Kacang Panjang

Perbedaan Buncis dan Kacang Panjang

Banyak orang yang sering terkecoh dengan tentang buncis dan kacang panjang. Bila dilihat secara sekilas, buncis dan kacang panjang punya bentuk yang mirip, punya warna hijau dan bentuk memanjang. Namun, sebenarnya ada perbedaan mendasar antara buncis dan kacang panjang.

Baik buncis maupun kacang panjang sama-sama sering dimanfaatkan untuk berbagai menu makanan khas Indonesia. Berbagai resep tumisan sederhana bisa dibuat menggunakan dua bahan ini. Bisa dibilang, mengolah dua bahan ini terbilang sangat mudah dan bisa dilakukan siapa saja.


Ciri-ciri dan Perbedaan Buncis dengan Kacang Panjang

Kamu sebaiknya mengetahui ciri-ciri dasar dari dua bahan yang sebenarnya berbeda ini. Simak beberapa perbedaan dari buncis dan kacang panjang di bawah ini. Setelah itu, baru cari tahu cara mengolahnya.


1. Perbedaan Jenisnya

Dari awalnya saja, dua hal ini sudah berbeda dari sisi jenisnya. Kacang panjang jelas termasuk ke dalam sayur-sayuran hijau dan jelas terlihat dari bentuknya. Berbeda dengan buncis yang sebenarnya sama sekali tidak masuk dalam jenis sayuran.

Biarpun sering dikira sayur, buncis adalah jenis buah-buahan. Ciri-cirinya memperlihatkan bahwa buncis sebenarnya adalah jenis kacang-kacangan. Biji buncis lebih besar dan membuktikan bahwa jenis ini termasuk dalam kategori buah kering.

Buncis juga bukan satu-satunya salah kaprah banyak orang. Hal yang sama juga sering terjadi pada tomat dan timun yang sering disebut sayur. Tiga bahan ini sudah dimasukkan ke dalam jenis buah dan sudah diputuskan secara hukum.


Baca juga: Resep Sayur Bayam Antibosan yang Mesti Coba


2. Perbedaan Bentuknya

Baik buncis maupun kacang panjang sama-sama berwarna hijau dengan bentuk memanjang. Bedanya, warna hijau buncis cenderung lebih cerah dibandingkan kacang panjang. Hal ini juga akan terlihat jelas jika kamu menumisnya.

Ukuran buncis juga lebih pendek ketimbang kacang panjang yang bisa mencapai 25 cm. Buncis juga punya bentuk yang lebih gemuk dengan biji yang lebih besar di bagian dalamnya. Biji buncis biasanya tersusun rapi di bagian dalam dan membuatnya seolah punya ruas.

Kamu pun bisa melihat bentuk yang lebih jelas dari kacang panjang sebelum dipotong. Sayuran ini biasanya lebih lemas dan tidak bisa berdiri tegak. Teksturnya pun lebih mudah dipatahkan di bagian mana pun.

Kacang panjang juga memiliki kacang di dalamnya. Namun, kacang ini lebih kecil dan saling berdempetan.


3. Kandungan Nutrisi

Beda jenis, berbeda juga kandungan yang ada di dalamnya. Namun, kamu tidak bisa bilang yang satu lebih baik dari yang lainnya. Baik buncis maupun kacang panjang punya nutrisi berbeda yang sama-sama dibutuhkan oleh tubuh.

Berikut nutrisi yang terkandung dalam buncis:

  1. Kalori
  2. Karbohidrat
  3. Protein
  4. Serat
  5. Vitamin A
  6. Vitamin C
  7. Vitamin K
  8. Folat
  9. Kalsium
  10. Zat besi
  11. Magnesium
  12. Fosfor
  13. Kalium
  14. Zinc


Di sisi lain, kacang panjang juga menyimpan banyak nutrisi di dalamnya. Berikut kandungan nutrisi yang ada dalam kacang panjang.

  1. Kalori
  2. Karbohidrat
  3. Protein
  4. Folat
  5. Vitamin A
  6. Vitamin B12
  7. Vitamin C
  8. Riboflavin
  9. Betakaroten
  10. Zat besi
  11. Tembaga
  12. Mangan
  13. Kalsium
  14. Magnesium
  15. Fosfor

Kandungan vitamin A dan C pada kacang panjang terbilang lebih tinggi dibandingkan buncis. Di sisi lain, kandungan mineral pada buncis lebih kaya. Namun, kamu tetap disarankan untuk mengonsumsi dua bahan ini untuk mendapatkan nutrisi yang lengkap.


Baca juga: Sayuran Kaya Antioksidan untuk Tangkal Radikal Bebas


4. Manfaat dari Mengonsumsinya

Seperti disebutkan sebelumnya, dua bahan ini punya pengaruh baik untuk tubuh kita. Dua-duanya merupakan sumber antioksidan yang bagus untuk tubuh dalam menangkal radikal bebas. Setiap harinya, tubuh akan terpapar radikal bebas yang berpotensi merusak sel-sel dalam tubuh.

Baik buncis maupun kacang panjang sama-sama baik untuk jantung. Dua bahan ini mampu menekan kadar kolesterol jahat dalam tubuh. Hal ini juga akan berpanguh besar pada aliran darah, baik dari dan ke jantung.

Karena sama-sama memiliki kandungan vitamin A yang tinggi, buncis dan kacang panjang sangat bagus untuk kesehatan mata. Selain itu, vitamin C yang terkandung di dalamnya juga membuat daya tahan tubuh tetap terjaga.

Perbedaannya, kacang panjang punya peran penting untuk menurunkan kadar gula dalam darah. Hal ini membuatnya bagus untuk penderita diabetes. Di sisi lain, buncis sangat bagus untuk menyehatkan pencernaan dan bagus untuk kamu yang sedang menjaga berat badan.


5. Pengolahannya

Buncis dan kacang panjang bisa dibuat menu tumisan dengan tambahan tahu atau tempe. Dua bahan ini juga bisa dijadikan tambahan untuk membuat sayur berkuah, seperti sop. Namun, tetap ada bahan makanan yang lebih sedap bila menggunakan salah satunya.

Enaknya lagi, dua jenis bahan makanan ini pun bisa jadi pilihan lalapan yang enak. Cukup merebusnya sebentar dan kamu bisa menyantapnya dengan sambal terasi. Tentunya, rasa yang disajikan akan berbeda.


Baca juga: Resep Oseng Mercon yang Simpel dan Nagih


Kalau mau membuat menu makanan sendiri di rumah, kamu bisa membeli buncis dan kacang panjang di aplikasi Chilibeli, lho. Jangan lupa juga bergabung jadi Mitra Chilibeli. Kamu bisa berjualan berbagai bahan makanan untuk dapat uang saku tambahan.